Saya Pernah Jadikan RSDC Indikator COVID-19 Naik atau Turun

by -1607 Views
Ketua Umum Golkar sekaligus Menko Perekonomian Airlangga Hartarto

Jumat, 7 April 2023 – 01:03 WIB

VIVA Politik – Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto bertemu dengan seluruh mantan tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran. Di momen itu, Airlangga sempat ngobrol panjang dengan para nakes.

Figur yang juga menjabat Menko Perekonomian itu didampingi Ketua Ikatan Istri Partai Golkar (IIPG) Yanti Airlangga. Yanti dengan semangat juga ikut menyambut langsung para mantan nakes yang bertugas di Wisma Atlet selama pandemi Covid-19.

Airlangga menceritakan pengalamannya sebagai Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN). Selain menyampaikan terima kasih, Airlangga juga berikan apresiasi kepada nakes relawan yang berjuang menyelamatkan para pasien Covid-19 di Tanah Air.

Dia mengatakan RSDC Wisma Atlet punya tempat tersendiri di hati dan pikirannya. Ia bilang demikian karena dirinya selaku Ketua KPCPEN menjadikan Wisma Atlet sebagai salah satu indikator kenaikan atau penurunan kasus Covid-19 di Indonesia.

“Saya pernah menjadikan RSDC sebagai indikator Covid-19 naik atau turun, tergantung jumlah pasien yang masuk di Wisma Atlet ini. Totalnya seingat saya sekitar 136 ribu,” jelas eks Menteri Perindustrian tersebut.

Ketum Golkar Airlangga Hartarto bertemu dengan nakes yang bertugas di RSDC.

Ketum Golkar Airlangga Hartarto bertemu dengan nakes yang bertugas di RSDC.

Airlangga mengaku perjuangan keras pemerintah saat kemunculan varian Delta. Saat itu, pasien RSDC Wisma Atlet membludak.

Halaman Selanjutnya

“Dan, puncaknya saat varian Delta sebanyak 7.200 dari 12 ribu kapasitas. Setiap minggu saya monitoring RSDC, bahkan setiap harian,” tutur Airlangga di hadapan nakes.

img_title



Sumber: www.viva.co.id

No More Posts Available.

No more pages to load.