Momen Hangat AHY Lebaran ke Rumah Anies Baswedan

by -1708 Views
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono bersama Anies Baswedan

VIVA Politik – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersilaturahmi ke kediaman bakal calon presiden (bacapres) Partai Demokrat dan Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan dalam rangka Lebaran Hari Raya Idul Fitri pada Sabtu, 22 April 2023.

AHY yang ditemani oleh sang istri, Annisa Pohan dan anaknya, Aira, disambut hangat Anies Baswedan dan keluarga. Dalam pertemuan keduanya, AHY menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat Anies dan keluarga.

“Berkunjung dan bersilaturahmi merupakan salah satu momen yang juga ditunggu di Hari Raya Idul Fitri. Terima kasih Mas Anies, atas sambutan hangatnya,” lanjut AHY.

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono bersama Anies Baswedan

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono bersama Anies Baswedan

Dalam kesempatan yang sama, AHY juga mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1444 kepada Anies dan keluarga.

Selain mengunjungi kediaman Anies, AHY juga bersilaturahmi dan mengunjungi Ketua Majelis Syuro PKS, Habib Salim Segaf Al-Jufri. Kali ini, AHY ditemani oleh Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsya.

Momen Idul Fitri tahun ini tidak terlepas dari isu politik, setelah PDI Perjuangan mendeklarasikanGanjar Pranowo sebagai bakal calon Presiden RI 2024 pada Jumat, 21 April 2023. Pengumuman Ganjar sebagai calon presiden tersebut, disampaikan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, di Batu Tulis, Bogor.

Sebelumnya diberitakan, Partai Demokrat turut menyoroti kabar pengumuman Ganjar Pranowo menjadi calon presiden (capres) yang akan diusung PDIP pada siang ini. Bagi partai yang dinakhodai Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) itu, siapa pun capres yang diusung PDIP, Partai Demokrat tetap konsisten bersama Koalisi Perubahan mengusung Anies Baswedan.

“Siapa pun capres dari PDIP, ataupun Koalisi Besar, baik Puan, Ganjar, maupun yang lainnya, bagi Demokrat tak ada bedanya. Demokrat dan Koalisi Perubahan tetap konsisten mengusung Anies Baswedan, memperjuangkan perubahan dan perbaikan di negeri ini,” kata Juru Bicara DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra pada Jumat, 21 April 2023.

Herzaky menerangkan, mengajukan capres dan cawapres di Pilpres, merupakan hak setiap parpol yang dijamin oleh Konstitusi baik sendiri, maupun gabungan partai politik. “Hak ini harus kita jaga betul, agar tak ada kekuatan lain yang coba baku-baku atur dari belakang menentukan siapa capres dan cawapres bahkan siapa yang harus terpilih,” kata Herzaky.

Maka dari itu, kata dia, biarkan partai politik yang memang fungsi dan tanggungjawabnya menyerap dan menyalurkan aspirasi dari rakyat dalam demokrasi, memutuskan mana capres yang akan diusung. “Biarkan rakyat menyalurkan aspirasinya melalui parpol, yang berdaulat. Jangan sampai kita, rakyat Indonesia, diatur-atur oleh oligarki,” ujarnya.

Demokrat dan Koalisi Perubahan, ditegaskan Herzaky, tetap konsisten mengusung Anies Baswedan memperjuangkan perubahan dan perbaikan di Indonesia. “Memperjuangkan perbaikan kesejahteraan sosial dan ekonomi di negeri ini. Memperjuangkan perbaikan penegakan hukum dan keadilan. Memperjuangkan demokrasi tetap tegak di negeri ini. Inilah yang sering disampaikan Ketum AHY dalam berbagai kesempatan,” imbuhnya.

Herzaky menambahkan, alasan partainya tetap konsisten mengusung Anies. Selain sudah teruji dalam memimpin Jakarta, Anies memenuhi kriteria memimpin Indonesia, sebagaimana telah disampaikan oleh AHY.

“Bagi Ketum kami, Mas AHY, people first. Kepentingan rakyat yang utama. Saatnya rakyat kembali yang diutamakan, saatnya pembangunan kembali benar-benar bermanfaat untuk rakyat. Bukan sibuk bangun sana bangun sini hanya untuk bagi-bagi proyek di antara elit, tapi rakyat tak merasakan manfaatnya,” kata Herzaky.

Menurut dia, jangan sampai ada lagi era pembangunan yang terburu-buru tanpa perencanaan yang matang hingga akhirnya membebani negara dan masyarakat.

“Tak ada lagi era pembangunan yang grasa-grusu, tidak dengan perencanaan matang, lalu malah membebani negara dan rakyat seperti pembangunan kereta api cepat Jakarta-Bandung. Bunga membengkak, pembangunan terkatung-katung, malah APBN mau dijadikan jaminan. Negara macam apa ini, seperti yang disampaikan Ketum kami,” pungkasnya.



Sumber: www.viva.co.id

No More Posts Available.

No more pages to load.