KIB Didorong Perjuangkan Kader Internal jadi Capres atau Cawapres Koalisi Besar

by -270 Views
Ketum Golkar Airlangga Hartarto bertemu dengan Ketum Gerindra Prabowo Subianto.

Senin, 17 April 2023 – 22:59 WIB

VIVA Politik – Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), didorong untuk harus mengusung kader internal poros ini, untuk dicalonkan baik sebagai capres atau cawapres di dalam koalisi besar. Koalisi besar ini adalah gabungan dari KIB  dengan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).

KIB dinilai punya mesin partai yang kuat. Maka ketika memutuskan melebur menjadi koalisi besar bersama KKIR, dianggap langkah tepat.

“KIB bisa saja menyusun langkah power sharing dengan mengusung salah satu kader untuk menjadi capres atau cawapres dan kemudian disodorkan ke dalam koalisi besar,” ujar pengamat politik dan pendiri Indonesia Political Power, Ikhwan Arif, Senin, 17 April 2023.

Dengan langsung merekomendasikan kader internal KIB sebagai capres atau cawapres, menurutnya mempermudah peleburan kedua poros koalisi itu.

Menurutnya, meleburnya KIB dan KKIR menjadi koalisi besar, tetap ada peran dari Jokowi. Walau nanti koalisi ini akan berhadapan dengan PDIP, dengan kekuatan ini menurutnya cukup bisa untuk menghadapi. 

Sedangkan PDIP hingga saat ini, masih belum bergabung dalam poros koalisi apapun. Mengingat PDIP juga bisa mengusung capres dan cawapres sendiri tanpa koalisi, karena jumlah suaranya melewati ambang batas syarat pencalonan atau Presidential Threshold (PT).

“PDIP ingin merapat ke Koalisi Besar lantaran muncul narasi Prabowo-Airlangga dan PDIP tidak mau ketinggalan sebagai salah satu partai pendukung pemerintah,” tambahnya. 

Halaman Selanjutnya

Menurut Arif, muncul kesadaran bagi PDIP bahwa koalisi besar ini jika nanti terbentuk akan potensial mengalahkan mereka.

img_title



Sumber: www.viva.co.id

No More Posts Available.

No more pages to load.