Prabowo dan Cak Imin Ngotot Jadi Capres, Koalisi Gerindra-PKB Bisa Bubar

by -1029 Views
Ketum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dan Ketum Gerindra Prabowo Subianto.

Selasa, 22 November 2022 – 12:18 WIB

VIVA Politik – Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin mengungkapkan alasan pihaknya bersama Gerindra belum mendeklarasikan capres-cawapres. Menurut dia, hal itu karena dirinya dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto sama-sama ngotor jadi capres.

Pengamat komunikasi politik Jamiluddin Ritonga menganalisa keinginan Prabowo dan Cak Imin jadi capres karena sesuai rekomendasi parpol yang dipimpin dua tokoh politik tersebut. Bagi dia, jika tetap ngotot jadi capres maka hal itu dapat menggoyahkan koalisi Gerindra-PKB.

“Walaupun dalam logika politik, Cak Imin memang lebih layak menjadi cawapresnya Prabowo,” kata Jamiluddin, dalam keterangannya, Selasa, 22 November 2022.

Prabowo dan Cak Imin tanda tangan sepakat koalisi Gerindra-PKB.

Prabowo dan Cak Imin tanda tangan sepakat koalisi Gerindra-PKB.

Photo :

  • Twitter Partai Gerindra @Gerindra

Dia mengatakan ada dua pertimbangannya. Pertama, elektabilitas Cak Imin kalah jauh dengan Prabowo. Maka itu, wajar kalau Prabowo yang lebih layak menjadi capres.

Lalu, yang kedua dari perolehan suara Pileg 2019, PKB juga kalah dari Gerindra. Dengan demikian, lebih logis Prabowo yang jadi capres ketimbang Cak Imin. Menurut dia, hal itu kiranya disadari PKB dan Cak Imin agar ada titik temu.

“Situasi demikian kiranya akan membuka ruang terganggunya upaya untuk memperkuat koalisi kedua partai. Bahkan kalau Cak Imin dan PKB tetap ngotot, koalisi berpeluang besar akan bubar,” tuturnya.

Sumber: www.viva.co.id

No More Posts Available.

No more pages to load.