Anggaran Belum Cair 100 Persen, Bawaslu Ungkap Risiko dan Bahayanya bagi Pemilu 2024

by -9 Views
Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja

Jumat, 17 Maret 2023 – 15:43 WIB

VIVA Politik – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Rahmat Bagja mengharapkan pemerintah segera mencairkan anggaran Bawaslu tahun 2023 secara penuh atau 100 persen guna mengoptimalkan pengawasan dalam beragam tahapan Pemilu 2024.

“Semoga saja turun (anggaran Bawaslu tahun 2023). Kalau tidak, isu penting pada November (2023), bapak/ibu pasti kampanye, tapi tidak ada yang mengawasi dan menyelenggarakan,” ujar Bagja saat menjadi narasumber dalam Seminar Nasional Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI bertajuk “Menyongsong Kontestasi Demokrasi: Mencari Wakil Rakyat yang Bervisi, Bernurani, dan Berparadigma Etis” di Jakarta, Jumat, 17 Maret 2023.

Saat ini, Bagja mengungkapkan anggaran Bawaslu pada tahun 2023 yang baru dicairkan pemerintah sebanyak 60 persen sehingga masih ada anggaran sebesar 40 persen yang belum dicairkan.

Ilustrasi pemungutan suara saat pemilu.

Ilustrasi pemungutan suara saat pemilu.

Photo :

  • ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf

Menurut dia, anggaran yang baru dicairkan sebanyak 60 persen itu hanya mampu memenuhi gaji para pengawas ad hoc sampai bulan Oktober 2023.

“Dengan dana yang baru 60 persen turun dari pemerintah untuk pembayaran gaji sampai bulan Oktober 2023, gaji teman-teman panitia pengawas ad hoc karena hampir 40 persen belum turun dari pemerintah,” ucapnya.

Halaman Selanjutnya

Bagja menyampaikan selain berguna untuk mengoptimalkan pengawasan Pemilu 2024, maka anggaran Bawaslu bernilai penting mendukung pelaksanaan tugas mereka yang lain, seperti melaksanakan advokasi dan edukasi tentang prinsip pemilu.

img_title



Sumber: www.viva.co.id

No More Posts Available.

No more pages to load.